Islam
Dalam konteks Islam, Trenggana memiliki signifikansi sebagai nama seorang sultan yang memimpin kerajaan Islam pertama di Jawa, yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Indonesia.
Arti nama
Trenggana: Nama yang membawa warisan kepemimpinan dan kebijaksanaan.
Arti nama Trenggana / maksud nama Trenggana
Trenggana memiliki arti sebagai nama yang diberikan kepada seorang raja dari kerajaan Demak, melambangkan kepemimpinan, kekuatan, dan kebijaksanaan.
Trenggana artinya dalam Islam dan tradisi religius lainnya.
Dalam konteks Islam, Trenggana memiliki signifikansi sebagai nama seorang sultan yang memimpin kerajaan Islam pertama di Jawa, yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Indonesia.
Tidak memiliki signifikansi khusus dalam agama Kristen.
Tidak memiliki signifikansi khusus dalam agama Hindu.
Tidak memiliki signifikansi khusus dalam agama Buddha.
Sifat yang sering dikaitkan dengan nama Trenggana.
Contoh rangkaian nama depan atau belakang yang cocok dengan Trenggana.
Treng-ga-na
ترينغانا
Angka 5 melambangkan kebebasan, petualangan, dan perubahan.
Nama Trenggana mengalami peningkatan popularitas pada tahun-tahun yang menandai peringatan sejarah kerajaan Demak.
Perbandingan Trenggana dengan koleksi nama di database kami.
Ringkasan ejaan “Trenggana”.
Nama laki-laki terkait makna raja.
1.763 nama laki-laki diawali huruf T.
Trenggana berarti nama raja dari kerajaan Demak, melambangkan kepemimpinan dan kebijaksanaan.
Nama Trenggana memiliki popularitas rendah di Indonesia, lebih dikenal di wilayah Jawa.
Varian dari nama Trenggana termasuk Trenggono.
Sultan Trenggana, raja ketiga dari Kesultanan Demak, adalah tokoh terkenal dengan nama ini.
Nama panggilan untuk Trenggana termasuk Tren, Gana, dan Tregi.
Nama Trenggana cocok dikombinasikan dengan Arya, Raden, atau Sultan di depan, dan Wijaya, Prawira, atau Kusuma di belakang.
Numerologi nama Trenggana adalah angka 5, melambangkan kebebasan, petualangan, dan perubahan.
Dalam Islam, Trenggana memiliki signifikansi sebagai nama seorang sultan yang memimpin kerajaan Islam pertama di Jawa.